Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Merokok Sambil Berkendara

Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Merokok Sambil Berkendara

Merokok sambil berkendara acapkali masih sering ditemui di jalanan. Hal ini padahal sangat berbahaya. Di grup Info Cegatan Jogja, salah satu grup lokal yang fokus pada info lalu lintas, misalnya, sering didapati laporan anggota yang matanya terkena bara rokok yang tersapu angin dari pengendara di depannya.

bungkus rokok

Nah, jika kalian termasuk perokok yang mempunyai kebiasaan buruk tersebut, berikut adalah alasan yang membuat kalian mulai besok perlu menghentikan kebiasaan merokok sambil berkendara.

1. Mengurangi Konsentrasi Mengemudi

Merokok sambil mengemudi membuat tingkat konsentrasi menurun. Sebab, otak manusia dirancang hanya ada satu, itu artinya kerja pengendali tubuh ini hanya bisa maksimal bila melakukan satu hal. Bila lebih dari itu, maka tingkat konsentrasi menurun. Hal ini yang membuat tindakan merokok sambil berkendara sebaiknya dihentikan.

rokok

2. Tidak Tersedia Asbak

Bila kalian merokok sambil berkendara, di manakah kalian akan membuat abu dan puntung rokok? Hsssss, tidak perlu berlagak berpikir karena tidak ada asbak di jalan raya, apalagi kalian mengendari roda dua. Puntung rokok yang masih menyala itu jelas membahayakan orang lain. Tidak hanya para pengendara di belakang kita, tetapi juga para pejalan kaki.

orang merokok

3. Tidak Bisa Menikmati Rokok Secara Sempurna

Merokok sambil berkendara bukan saja mengurangi tingkat konsentrasi, tetapi juga membuat kenikmatan merokok menjadi berkurang. Kenikmatan merokok secara lebih baik bisa diperoleh apabila dilakukan tanpa tergesa-gesa atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi. Itulah sebabnya, sangat disarankan kalian merokok hanya selagi tidak berkendara. Lebih-lebih di tempat rindang sambil menikmati kopi dan bercengkerama bersama kawan.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Advertisements

Cara Mudah Menghilangkan Bau Asap Rokok di Pakaian dalam Sekejap

Cara Mudah Menghilangkan Bau Asap Rokok di Pakaian dalam Sekejap

Bagi yang merokok tentu aroma itu tidak menjadi masalah meskipun lekat di pakaian, ini memang sudah menjadi konsekuensi bagi seorang perokok. Tetapi bagi yang tidak merokok, bisa jadi aroma tembakau tidak mudah diterima.

Yang jadi perkara, orang yang tidak bisa menerima aroma tembakau itu seringkali adalah anggota keluarga atau kerabat kita sendiri. Nah, bagi kalian para perokok, tidak perlu khawatir, sebab ada cara mudah untuk menghilangkan aroma rokok di pakaian

rokok

Taburkan bedak bayi

Jika pakaianmu kebetulan berwarna putih, maka sangat mudah menghilangkan aroma tembakau yang menempel yakni dengan menaburkan bedak bayi secara merata. Setelah itu diamkan beberapa saat dan kebaskan sisa-sisa bedak bayi yang tersisa. Alhasil, dalam sekejap bau rokok akan digantikan dengan aroma bedak bayi.

Steam dengan larutan cuka

Apabila kamu memiliki perangkat steamer pakaian, tambahkan larutan cuka ke dalam air dan semprotkan uap panas yang dihasilkan ke seluruh permukaan baju. Partikel-partikel cuka dikenal sangat efektif untuk menyerap bau-bauan yang menyengat.

orang merokok

Semprotkan alkohol 70%

Alkohol 70% bisa juga dimanfaatkan untuk menghilangkan aroma tembakau. Caranya dengan menyemprotkan alkohol ke bagian-bagian yang sering terpapar asap rokok di antaranya pergelangan tangan, kerah leher, punggung dan dada.

Semprotkan dengan cairan pewangi pakaian

Pewangi pakaian merupakan barang yang mudah didapat baik di toko ataupun di minimarket. Cairan ini cukup efektif mengilangkan aroma tembakau yang menempel di pakaian. Supaya bekerja maksimal, jangan lupa untuk menyetrikanya, karena cairan ini bisa bekerja lebih efektif.

rokok

Gantung pakaian di udara terbuka

Ini adalah cara paling tradisional dan tidak membutuhkan alat bantu yang ribet. Kamu cukup melepaskan pakaian yang terpapar asap rokok dan mengantungkan di udara terbuka dan terkena sinar matahari.

Mandi dan segera cuci pakaian

Jika asap rokok terlanjur pekat, seringkali aromanya tidak hanya melekat di pakaian saja, tetapi juga di tubuh. Cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan aroma rokok yakni dengan mandi dan ganti pakaian.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

PT KAI Harus Belajar dari Jepang tentang Aturan Merokok di Kereta Api

PT KAI Harus Belajar dari Jepang tentang Aturan Merokok di Kereta Api

Aturan larangan merokok di seluruh bagian kereta api yang diberlakukan oleh PT Kereta Api Indonesia tidak terhitung lagi korbannya. Karena mereka yang kedapatan merokok di dalam kereta api diturunkan paksa di stasiun berikutnya. Sejumlah karyawan PT KAI ada pula yang dipecat karena kedapatan merokok di kereta api.

ruang merokok

Aturan yang diberlakukan sejak tahun 2012 tersebut, tidak hanya menghalangi para perokok untuk mendapatkan hak konstitusional. Rokok adalah produk legal yang dijamin oleh undang-undang.

rokok

Tetapi, hak konstitusional perokok itu tidak dipedulikan oleh PT KAI yang bersikukuh menyatakan seluruh bagian dari kereta api termasuk Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tanpa mempedulikan hak konsumen rokok yang harusnya disediakan tempat khusus untuk merokok.

gerbong khusus merokok

Ada pelajaran menarik yang pengelolaan kereta api di Jepang yang menyediakan gerbong khusus untuk para perokok. Langkah yang diterapkan oleh Jepang ini lebih solutif, karena baik yang perokok maupun tidak merokok sama-sama diperhatikan. Seorang penumpang yang hendak merokok, bukannya diturunkan malah diantar ke gerbong yang disediakan khusus bagi perokok.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Mihaya Melawan Mitos Penyakit Akibat Rokok

Mihaya Melawan Mitos Penyakit Akibat Rokok

Mihaya punya kebiasaan merokok melebihi orang kebanyakan. Dalam sehari ia bisa menghabiskan 30 batang rokok tingwe (linting dewe). Tetapi, meski demikian tubuhnya terlihat bugar. Ia pun masih tetap menjalankan aktivitas keseharian.

orang merokok

Lelaki berusia 85 tahun mengaku tidak ada penyakit akibat merokok sebagaimana yang ditampilkan di televisi. Ia pun hirau dengan peringatan kesehatan tersebut.

rokok tingwe

Sesekali keluhan yang datang kepadanya ialah darah rendah dan rematik. Dan pusing. Untuk yang terakhir itu pertolongan pertama yang diminta Mihaya hanyalah sebatang rokok.

orang merokok

Istri dan anaknya hanya bisa maklum dengan kebiasaan Mihaya. Sebab, Mihaya justru terlihat lemas dan tidak bergairah menjalankan aktivitas keseharian bila tidak dibarengi dengan merokok.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Rokok Sokong Lonjakan Penerimaan Bea dan Cukai

Rokok Sokong Lonjakan Penerimaan Bea dan Cukai

Penerimaan bea dan cukai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencapai 16,4 triliun di bulan Ramadan ini. Mengalami peningkatan sebesar 20% dibandingkan bulan sebelumnya.

bungkus rokok

Lonjakan ini sudah diperkirakan sebelumnya, karena biasanya pada bulan ini, tingkat konsumsi masyarakat meningkat. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk mengimpor kebutuhan barang sebagai stok selama Ramadan dan lebaran.

cukai rokok

Dalam penerimaan ini, pendapatan cukai dari rokok masih menjadi salah satu yang paling besar kontribusinya bagi peningkatan pendapatan negara melalui Cukai Hasil Tembakau. Hal ini disebabkan faktor kenaikan cukai yang berlaku sejak Januari 2017 lalu yang efeknya baru mulai dirasakan pada kuartal kedua tahun ini.

rokok

Bila dirata-rata, kenaikan cukai rokok yang diterapkan pemerintah mencapai 10,54% dibandingkan tahun lalu. Dari total pemasukan bea dan cukai selama Mei 2017, sekitar 12,5 triliun atau sekitar 76% berasal dari cukai hasil tembakau. Sedangkan dari bea masuk sebesar 3,2 triliun.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Perokok Sumbang Pelayanan Kesehatan bagi Daerah

Perokok Sumbang Pelayanan Kesehatan bagi Daerah

Perokok tak perlu minder karena senantiasa disudutkan di ruangan sosial, dianggap pesakitan, dan bahkan untuk menikmati rokok pun harus selalu dipersulit dengan tidak tersedianya ruang khusus merokok.

bungkus rokok

Para perokok sebenarnya memiliki peran penting bagi pembangunan, misal dari cukai hasil tembakau (CHT) dan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DB-CHT) yang didistribusikan ke daerah-daerah penghasil tembakau.

orang merokok

Lalu, untuk daerah-daerah lain. Perokok juga memberikan pendapatan dalam bentuk pajak rokok yang dipungut dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dengan prosentase sebesar 10% dari cukai hasil tembakau. Pajak rokok tersebut dikumpulkan oleh pemerintah pusat kemudian akan dialirkan ke daerah-daerah. Prosentasenya pembagiannya, untuk provinsi sebesar 30 persen dan 70% sisanya untuk pemerintah kabupaten dan kota.

rokok

Di masing-masing daerah penerima itu, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, diwajibkan minimal 50% dari dana pembagian pajak rokok tersebut untuk digunakan sebagai dana kesehatan. Sisanya untuk pembangunan, pendidikan, juga penegakan hukum, yang salah satu diantaranya adalah memberantas keberadaan rokok ilegal.

rokok

Walaupun menuai kontroversi karena keberadaan pajak rokok membuat perokok menanggung beban pajak ganda, tapi toh kebijakan ini tetap berlanjut dan sudah diberlakukan sejak 2014.

Besaran dana pajak rokok yang dibagikan ke daerah sebagai dana pembangunan pun terus meningkat, dari sebesar Rp244 miliar pada 2014, Rp397 miliar pada 2015, dan tahun lalu dikumpulkan dana pajak rokok sebesar Rp484 miliar.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Simalakama Reklame Rokok: Terlarang Namun Menguntungkan

Simalakama Reklame Rokok: Terlarang Namun Menguntungkan

Reklame dari produsen rokok diberi batasan sejak terbitnya PP 109 Tahun 2012. Peraturan tersebut melarang reklame iklan rokok diletakkan di jalan utama atau protokol dan harus diletakkan sejajar dengan bahu jalan dan tidak boleh memotong jalan atau melintang.

rokok

Atas kebijakan tersebut, pemerintah daerah menjadi tidak serta merta bisa memberikan keleluasaan ijin bagi perusahaan rokok yang hendak mengajukan pemasangan reklame walaupun sebenarnya keberadaan reklame rokok memberikan sumbangan besar bagi pendapatan daerah. Sebagai contoh di Lampung, sumbangsih pajak reklame perusahaan rokok bahkan mencapai 50% dari total seluruh pendapatan pajak reklame.

orang merokok

Tetapi, peraturan yang tidak jelas dengan kategori jalan utama ini membuat sejumlah pihak dengan mudah melihat pemasangan reklame rokok dianggap melanggar peraturan. Padahal ijin telah diperoleh dari pemerintah daerah.

rokok

Hal ini tentu patut menjadi perhatian, sebab bagaimanapun, rokok adalah produk legal, perusahaan rokok mempunyai hak penuh untuk mengiklankan produknya. Hak ini dilindungi oleh undang-undang. Demikianlah yang ditegaskan oleh Mahkamah Konstitusi ketika memberikan argumentasi kenapa perusahaan rokok tetap diberikan hak untuk beriklan.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto