Indonesia dikenal memiliki produk kretek dengan beragam variannya. Ada kretek non filter, kretek regular (berfilter), ada juga kretek mild dan bold. Perlu kita ketahui, di tiap bungkus rokok pasti tertera kode informasi terkait kandungan nikotin dan tar.

bungkus rokok

Secara umum jumlah kandungan rokok kretek memang cukup bervariasi. Ada golongan kretek yang memiliki kandungan nikotin dan tar yang rendah yaitu 0,1-0,85 mg nikotin dan 0,98-19,93 mg tar per batang. Umumnya ini adalah kategori Low Tar Low Nicotine (LTLN).

Kandungan nikotin dan tar pada kretek mild (LTLN) berbeda-beda tergantung merek yang beredar di pasar. Secara rata-rata, rokok mild yang ada di pasaran mengandung 0,8-1,1 mg nikotin dan 10-18 mg tar

bungkus rokok

Ada pula rokok kretek yang memiliki kandungan nikotin dan tar yang relatif tinggi. Tidak sedikit perokok yang menggemari jenis kretek dengan kandungan di atas batas rata-rata seperti ini. Yakni kretek yang mengandung nikotin hingga 4,04 mg per batang dan tar sebanyak 57,26 mg per batang.

rokok

Ditilik berdasar golongan industrinya, produk kretek terbagi ke dalam dua golongan. Yaitu golongan SKT dan SKM. Dua golongan tersebut memiliki segmen pasarnya masing-masing.  Dan secara umum, pada produk Sigaret Kretek Tangan (SKT) rata-rata kandungan nikotinnya adalah 2,11 mg per batang dan kandungan tar sebesar 41,09 mg per batang.

bungkus rokok

Pada sigaret kretek mesin, kandungan nikotin dan tar memang lebih rendah. Rata-rata kandungan pada rokok sigaret kretek mesin adalah 1,38 mg nikotin dan 23,7 mg tar untuk setiap batangnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s