92 Persen Masyarakat Miskin Menganggap Merokok sebagai Aktivitas Rekreasi

92 Persen Masyarakat Miskin Menganggap Merokok sebagai Aktivitas Rekreasi

Menjadikan masyarakat miskin sebagai salah satu alasan menaikkan harga rokok seperti yang dideklarasikan oleh Jaringan Pengendalian Tembakau Indonesia pada 9 Oktober 2017 lalu, bukan saja merupakan tindakan yang tidak tepat, namun juga merampas hak masyarakat yang masuk dalam kategori miskin untuk menentukan pilihan atas hidupnya.

bungkus rokok

Masyarakat miskin sekalipun mempunyai perspektif atas pilihannya untuk merokok atau tidak. Data tersebut terungkap dalam survei yang dilakukan oleh Komite Nasional Pengendalian Tembakau (KNPK) pada 2017, dan melibatkan sejumlah 400 sampel yang tersebar tiga di kecamatan di Gunung Kidul. Survei ini mengungkap bahwa 92% masyarakat miskin menganggap merokok sebagai aktivitas relaksasi dan rekreasi.

Mereka beranggapan rokok sebagai aktivitas rekreasi murah dan mudah dijangkau, sama seperti halnya makan permen, minum teh, atau minum kopi. Pilihan untuk menjadikan rokok sebagai sarana rekreasi adalah pilihan yang lebih masuk akal bagi warga miskin dibandingkan bertandang ke mal atau menonton film di bioskop.

orang merokok

Survei ini juga menyajikan fakta bahwa aktivitas merokok dilakukan paling banyak di luar jam kerja, ketika istirahat (26%), bersosialisasi (21%), di sela kerja (21%), nonton tv/pertunjukkan (7%), menjalankan hobi seperti mancing dan lain sebagainya (4%), jalan-jalan (1%), lainnya (7%), dan sambil bekerja (13%).

Masyarakat miskin ini kecenderungannya mampu menyesuaikan antara kemampuan finansial dengan aktivitas merokoknya, baik itu dari jumlah rokok yang dihisap maupun harga rokok yang dibeli. Penyesuaian itu dengan mudah dilakukan oleh perokok di kalangan miskin sebab di pasaran harga rokok yang dijual memang beragam, dari harga tinggi sampai murah. Mereka juga punya kebebasan untuk membeli bahan baku rokok berupa tembakau, cengkeh, papier, dan kemudian melinting sendiri.

rokok

Hal ini dapat diketahui dengan beragamnya pengeluaran perokok yang masuk kategori miskin dalam sehari. Sejumlah 33% responden mengeluarkan uang sebesar di atas Rp15 ribu untuk rokok, sejumlah 40% responden mengeluarkan uang untuk membeli rokok di kisaran Rp10 – Rp15 ribu, 20% responden mengeluarkan sekitar Rp5 – Rp10 ribu, sedangkan 7% responden mengeluarkan uang di bawah Rp2 ribu.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Advertisements

Cara Mudah Menghilangkan Bau Asap Rokok di Pakaian dalam Sekejap

Cara Mudah Menghilangkan Bau Asap Rokok di Pakaian dalam Sekejap

Bagi yang merokok tentu aroma itu tidak menjadi masalah meskipun lekat di pakaian, ini memang sudah menjadi konsekuensi bagi seorang perokok. Tetapi bagi yang tidak merokok, bisa jadi aroma tembakau tidak mudah diterima.

Yang jadi perkara, orang yang tidak bisa menerima aroma tembakau itu seringkali adalah anggota keluarga atau kerabat kita sendiri. Nah, bagi kalian para perokok, tidak perlu khawatir, sebab ada cara mudah untuk menghilangkan aroma rokok di pakaian

rokok

Taburkan bedak bayi

Jika pakaianmu kebetulan berwarna putih, maka sangat mudah menghilangkan aroma tembakau yang menempel yakni dengan menaburkan bedak bayi secara merata. Setelah itu diamkan beberapa saat dan kebaskan sisa-sisa bedak bayi yang tersisa. Alhasil, dalam sekejap bau rokok akan digantikan dengan aroma bedak bayi.

Steam dengan larutan cuka

Apabila kamu memiliki perangkat steamer pakaian, tambahkan larutan cuka ke dalam air dan semprotkan uap panas yang dihasilkan ke seluruh permukaan baju. Partikel-partikel cuka dikenal sangat efektif untuk menyerap bau-bauan yang menyengat.

orang merokok

Semprotkan alkohol 70%

Alkohol 70% bisa juga dimanfaatkan untuk menghilangkan aroma tembakau. Caranya dengan menyemprotkan alkohol ke bagian-bagian yang sering terpapar asap rokok di antaranya pergelangan tangan, kerah leher, punggung dan dada.

Semprotkan dengan cairan pewangi pakaian

Pewangi pakaian merupakan barang yang mudah didapat baik di toko ataupun di minimarket. Cairan ini cukup efektif mengilangkan aroma tembakau yang menempel di pakaian. Supaya bekerja maksimal, jangan lupa untuk menyetrikanya, karena cairan ini bisa bekerja lebih efektif.

rokok

Gantung pakaian di udara terbuka

Ini adalah cara paling tradisional dan tidak membutuhkan alat bantu yang ribet. Kamu cukup melepaskan pakaian yang terpapar asap rokok dan mengantungkan di udara terbuka dan terkena sinar matahari.

Mandi dan segera cuci pakaian

Jika asap rokok terlanjur pekat, seringkali aromanya tidak hanya melekat di pakaian saja, tetapi juga di tubuh. Cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan aroma rokok yakni dengan mandi dan ganti pakaian.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Pemuda Mesir yang Melukis dengan Tembakau

Pemuda Mesir yang Melukis dengan Tembakau

Abdelrahman al-Habrouk, pemuda berusia 23 tahun asal Alexandria, Mesir, membuat lukisan dari bahan baku tembakau. Suatu cara yang tidak umum dalam melukis.

daun tembakau

Ketika menggunakan bahan tembakau, Abdelrahman dengan teliti membuat sebuah potret dengan menaburkan bubuk tembakau di atas kertas. Di atasnya ia menaburkan bubuk mesiu dan membakarnya.

Lalu, apa yang terjadi?

Ya, jelas terbakar. Tetapi bekas bakaran tersebut membentuk potret khusus sehingga menjadi karya seni yang berkelas.

melukis dengan tembakau

Capian teknik tersebut tidak muncul begitu saja. Abdelrahman telah bereksperimen membuat lukisan dari kopi, garam, sampai pasir hingga memutuskan teknik melukis dengan tembakau sebagai pilihannya karena dirasa lebih tahan lama.

kebun tembakau

“Idenya adalah saya mencoba membuat seni hidup lebih lama. Selain itu, saya ingin membuat yang baik dari sesuatu yang dianggap berbahaya,” katanya kepada Reuters.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

PT KAI Harus Belajar dari Jepang tentang Aturan Merokok di Kereta Api

PT KAI Harus Belajar dari Jepang tentang Aturan Merokok di Kereta Api

Aturan larangan merokok di seluruh bagian kereta api yang diberlakukan oleh PT Kereta Api Indonesia tidak terhitung lagi korbannya. Karena mereka yang kedapatan merokok di dalam kereta api diturunkan paksa di stasiun berikutnya. Sejumlah karyawan PT KAI ada pula yang dipecat karena kedapatan merokok di kereta api.

ruang merokok

Aturan yang diberlakukan sejak tahun 2012 tersebut, tidak hanya menghalangi para perokok untuk mendapatkan hak konstitusional. Rokok adalah produk legal yang dijamin oleh undang-undang.

rokok

Tetapi, hak konstitusional perokok itu tidak dipedulikan oleh PT KAI yang bersikukuh menyatakan seluruh bagian dari kereta api termasuk Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tanpa mempedulikan hak konsumen rokok yang harusnya disediakan tempat khusus untuk merokok.

gerbong khusus merokok

Ada pelajaran menarik yang pengelolaan kereta api di Jepang yang menyediakan gerbong khusus untuk para perokok. Langkah yang diterapkan oleh Jepang ini lebih solutif, karena baik yang perokok maupun tidak merokok sama-sama diperhatikan. Seorang penumpang yang hendak merokok, bukannya diturunkan malah diantar ke gerbong yang disediakan khusus bagi perokok.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Bekal Rokok Kretek bagi Jamaah Haji Indonesia

Bekal Rokok Kretek bagi Jamaah Haji Indonesia

Bagi Anda yang punya kebiasaan merokok dan punya rencana berangkat Tanah Suci, baik untuk menunaikan ibadah haji atau umroh, tak perlu khawatir tidak bisa menunaikan kegemaran tersebut. Sebab, Anda diperbolehkan untuk merokok asalkan di tempat-tempat yang diperkenankan agar tidak menganggu ibadah jamaah lainnya.

bungkus rokok

Bila Anda termasuk orang yang terbiasa dengan merokok kretek, maka sebaiknya bawalah rokok dari Tanah Air, sebab di sana akan sangat sulit untuk mendapatkan rokok. Aturan yang diberlakukan di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram misalnya, rokok diperkenankan dijual di radius 5 kilometer dari masjid.

Di sana, harga rokok cukup mahal, apalagi untuk rokok jenis kretek, harga satu bungkusnya mencapai 15-20 riyal atau setara Rp55.000 sampai Rp88.000.

orang merokok

Harga mahal rokok di tanah suci inilah yang membuat banyak jamaah haji yang membawa rokok kretek dari tanah air, tentu saja sebagai persediaan selama menunaikan ibadah haji/umroh di sana. Aturan yang diberlakukan, setiap jamaah haji diperbolehkan membawa sebanyak 200 batang rokok atau dua slop rokok.

rokok

Kebiasaan membawa rokok bagi jamaah haji biasanya bukan hanya untuk kebutuhan pribadi saja. Ada juga yang sengaja membawa sebagai bingkisan untuk sanak saudara yang berada di sana. Dan yang khas orang Indonesia adalah sengaja membawa rokok kretek bukan untuk dihisap melainkan dijual kepada sesama jamaah lain.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Casio, dari Pipa Rokok sampai Jam Tangan Digital

Casio, dari Pipa Rokok sampai Jam Tangan Digital

Siapa yang tidak kenal Casio, perusahaan ini dikenal luas di berbagai belahan dunia karena produk-produk yang dihasilkannya. Dari jam tangan G-Shock yang laris manis di pasaran, kalkulator, telepon genggam, kamera digital, hingga alat musik elektronik.

jam tangan casio

Tetapi tahukah kamu? Bahwa perusahaan Casio Computer Co, Ltd (Kashio Keinsanki Kabushiki-gaisha) yang didirikan pada 1946 ini mengeluarkan produk besar pertamanya berupa pipa yubiwa. Pipa ini berbentuk cincin rokok.

pipa rokok yubiwa

Ketika Perang Dunia II, orang-orang di berbagai negara kesulitan untuk merokok, sebab banyak pabrik rokok yang kemudian diubah menjadi pabrik senjata. Selain itu, peperangan juga membuat kacau banyak lahan pertanian, tentu saja tak terkecuali lahan tembakau.

rokok

Masyarakat Jepang sendiri di masa PD II mengalami kesulitan ekonomi sehingga rokok terbilang mahal dan berharga. Karena itulah, produk keluaran Casio yakni pipa yubiwa laris manis. Sebab, karena dengan produk ini, masyarakat Jepang bisa menghisap rokok sampai habis. Tanpa keberhasilan itu, kita bisa jadi tidak menemukan keberhasilan-keberhasilan selanjutnya yang dilakukan perusahaan ini.

Mihaya Melawan Mitos Penyakit Akibat Rokok

Mihaya Melawan Mitos Penyakit Akibat Rokok

Mihaya punya kebiasaan merokok melebihi orang kebanyakan. Dalam sehari ia bisa menghabiskan 30 batang rokok tingwe (linting dewe). Tetapi, meski demikian tubuhnya terlihat bugar. Ia pun masih tetap menjalankan aktivitas keseharian.

orang merokok

Lelaki berusia 85 tahun mengaku tidak ada penyakit akibat merokok sebagaimana yang ditampilkan di televisi. Ia pun hirau dengan peringatan kesehatan tersebut.

rokok tingwe

Sesekali keluhan yang datang kepadanya ialah darah rendah dan rematik. Dan pusing. Untuk yang terakhir itu pertolongan pertama yang diminta Mihaya hanyalah sebatang rokok.

orang merokok

Istri dan anaknya hanya bisa maklum dengan kebiasaan Mihaya. Sebab, Mihaya justru terlihat lemas dan tidak bergairah menjalankan aktivitas keseharian bila tidak dibarengi dengan merokok.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto