Era reformasi adalah era kebangkitan Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia. IHT kala krisis moneter di tahun 1998 menjadi satu-satunya Industri yang mampu bertahan melewatinya. Pasca reformasi, Gus Dur tampil menjadi presiden yang sangat mendukung industri hasil tembakau ini.

gus dur

Di masa pemerintahan, Gus Dur banyak melakukan kebijakan-kebijakan berani, Salah satu kebijakannya yang kelak bakal dikenang oleh banyak masyarakat industri tembakau adalah amandemen Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81/1999 menjadi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38/2000. Amandemen ini mengatur tentang penayangan iklan IHT di media-media televisi, baik nasional maupun swasta dengan Batasan-batasan jelas.

Amandemen tersebut juga memberikan izin penyesuaian level kandungan tar dan nikotin menurut jenis produk hasil tembakau, dan penentuan batas waktu penyesuaian kandungan untuk sigaret (rokok) putih dua tahun, sigaret kretek mesin tujuh tahun dan sigaret kretek tangan sepuluh tahun.

Terkait dengan penayangan iklan, amandemen yang dikeluarkan Gus Dur saat itu memberikan angin segar bagi IHT untuk melakukan promosi pengenalan bermacam produk sigaret kretek.

Amandemen tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah bagi industri hasil tembakau.

rokok

Tak berhenti di situ, Gus Dur juga menjadi Presiden yang membubarkan Badan Penyanggah dan Pemasaran Cengkeh (BPPC). Salah satu badan yang muncul saat Soeharto masih menjadi Presiden. BPPC adalah badan yang “membunuh” petani cengkeh dan menghancurkan harga cengkeh di pasaran dunia. Dengan dibubarkannya BPPC, Gus Dur menyelamatkan harga cengkeh saat itu, oleh karenanya Gus Dur menjadi pahlawan bagi para petani-petani cengkeh di Indonesia, khususnya di daerah Maluku.

Gus Dur juga bersuara tegas menolak MUI mengeluarkan fatwa haram terhadap rokok. Alasannya karena fatwa haram MUI tak mempunyai dasar legitimasi agama yang kuat, dan juga tidak melihat konteks sosial masyarakat Indonesia secara utuh.

Gus Dur bersikap sesuai dengan apa yang menjadi pegangan Lembaga Bahtsul Masail (LBH NU) dasar ketetapan rokok adalah boleh alias mubah, sehingga tidak perlu pembahasan lagi.

rokok

Sayangnya hingga beliau berpulang, fatwa haram akhirnya benar-benar disahkan dan dikeluarkan oleh lembaga-lembaga yang tak punya legitimasi agama yang kuat.

Banyak lagi hal-hal yang ditorehkan Presiden KH.Abdurrahman Wahid semasa menjabat sebagai Presiden RI ke-4. Beliau memimpin Negara ini dari tahun 1999 sampai 2001. Banyak dari masyarakat merasa kehilangan besar, saat Gus Dur dipanggil Tuhan YME.

Beliau menjadi panutan banyak orang, dan dianggap salah satu pendobrak sistem pemerintahan Indonesia yang tak berpihak kepada wong cilik. Beliau juga adalah salah satu tokoh Pluralisme dan Guru bangsa. Salah satu pemimpin terbaik Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s