Gara-Gara Sukses Jualan Rokok, Djoko Susanto Berhasil Membangun Alfamart

Gara-Gara Sukses Jualan Rokok, Djoko Susanto Berhasil Membangun Alfamart

Mungkin tak banyak yang tahu dengan sosok Djoko Susanto, namun hampir seluruh orang Indonesia pasti akrab dengan usaha yang ia rintis: Alfamart.

djoko susanto

Ya, Djoko Susanto adalah CEO dari Alfamart, perusahaan toko retail yang gerainya tersebar hampir di seluruh penjuru kota di Indonesia.

alfamart

Tak ada yang menyangka, Djoko yang seorang pengusaha sukses dan kaya raya ini dulunya adalah seorang pedagang kios kelontong. Djoko menjalani pekerjaannya sebagai pedagang kelontong saat ia berusia 17 tahun.

Toko kelontong yang dikelola oleh Djoko ini dulu hanyalah kios kelontong biasa. penghasilannya tak terlalu besar. Titik balik kesuksesan toko kelontong milik Djoko dimulai saat kiosnya laku keras setelah menjajakan rokok.

bungkus rokok

Kesuksesan penjualan rokok di kios kelontong miliknya membuat salah seorang pengusaha rokok terkemuka kemudian mengajaknya untuk bekerja sama.

rokok

rokok

Dari sanalah kemudian muncul ide untuk membangun toko kelontong berjaringan yang kelak mernama Alfa Minimart atau yang lebih dikenal sebagai Alfamart.

Alfamart kemudian tumbuh menjadi toko ritel berjaringan yang sukses dan berkembang. Pada akhir tahun 2017, jumlah gerainya mencapai 13.477 dengan penghasilan mencapai 56 triliun.

Advertisements

Tips Membersihkan Kaca Mobil dengan Rokok

Tips Membersihkan Kaca Mobil dengan Rokok

Supir-supir truk dan alat transportasi barang jaman dulu punya cara unik untuk membersihkan kaca kendaraan mereka. Durasi mengemudi yang lama serta medan dan lintasan yang ditempuh dengan cuaca dan debu yang tak bisa ditebak, membuat kaca kendaraan rentan kotor.

rokok

Menyiasati hal ini, supir-supir tersebut menggunakan rokok sebagai pembersih kaca mobil mereka. Rokok yang digunakan pun bukan rokok putih, melainkan kretek. Aneh tapi nyata, kretek yang berbahan baku tembakau ini ternyata memiliki khasiat untuk membuat pandangan kaca depan mobil jadi bersih cemerlang.

Suwarto, salah satu sopir veteran yang berusia 70 tahun berbagi pengalamannya menggunakan kretek sebagai bahan pembersih kaca mobil. Rokok sudah digunakannya bertahun-tahun dan terbukti manjur untuk membuat pandangan kaca depan lebih jernih. Air hujan tidak mudah menempel di permukaan kaca dan akan segera luruh sehingga pandangan ke depan menjadi lebih jelas.

rokok kretek

Caranya pun sangat sederhana. Begini tipsnya, Anda cukup merendam 2 hingga 3 batang kretek ke dalam air bersih dan biarkan hingga air berubah warna menjadi coklat. Kemudian air coklat tersebut gosokkan ke permukaan kaca hingga rata, tunggu beberapa waktu hingga airnya mengering. Ulangi beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Cara ini yang akan membuat kaca mobil kendaraan yang anda tumpangi menjadi bersih dan cemerlang. Hanya rokok kretek saja yang bisa digunakkan sebagai pembersih kaca mobil. Kandungan bahan dalam rokok kretek yang murni ditengarai mampu membuat kaca mobil tampak bersih. Sedangkan bahan di dalam rokok putih, tidak bisa digunakan sebagai pembersih kaca mobil. Tips ini di dapatkan dari rekan-tekan supir Suwarto yang lebih tua.

bungkus rokok

Hingga saat ini, cara membersihkan kaca mobil dengan menggunakan kretek masih terus digunakan Suwarto. Kretek ternyata berdaya guna tinggi, dan tak bisa dipandang semata-mata produk yang membuat sakit si pemakainya. Kretek adalah warisan asli Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Revisi Perda KTR Kota Bogor Bakal Bikin Omzet Pedagang Pasar Berkurang

Revisi Perda KTR Kota Bogor Bakal Bikin Omzet Pedagang Pasar Berkurang

Pemerintah Kota Bogor berencana akan merevisi Perda Kota Bogor Nomor 12/2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Aturan-aturan dalam Perda tersebut akan direvisi guna menyempitkan dan mengendalikan peredaran rokok di Kota Bogor.

rokok

Aturan-aturan yang akan ditambahkan dan direvisi, banyak menuai polemik, karena menabrak aturan-aturan-aturan yang sudah ada. Salah satu yang jelas tercantum dalam PP No 109/2012 yakni tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan, UU Perlindungan Konsumen, hingga UU Penyiaran.

Salah satu poin revisi Perda KTR Kota Bogor yang menuai polemik adalah tentang pelarang memajang bungkus rokok pada etalase dan display toko. Aturan yang kemudian diperluas penerapannya ke dalam pasar-pasar tradisional Kota Bogor. Penerapan Perda KTR di wilayah pasar tradisional tidak tepat, karena di sana banyak pedagang kecil dan kelontong yang menjajakan rokok.

penjual rokok

penjual tembakau

Jika diterapkan di pasar tradisional tentu akan mengurangi omset para pedagang tersebut. Keberatan hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Litbang Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP-APPSI), Bapak Sjukrianto.

Beliau juga menegaskan bahwa, Jika revisi Perda itu juga berlaku pelarangan di tujuh pasar di Kota Bogor, maka dapat dibayangkan, berapa jumlah pedagang yang merugi atas aturan tersebut. Lebih baik menertibkan di wilayah yang sudah ada terlebih dahulu daripada diperluas ke pasar tradisional. Harusnya Pemkot Bogor memaksimalkan wilayah yang sudah ada pada Perda KTR saat ini, seperti rumah sakit, tempat pendidikan, tempat-tempat ibadah, hingga lembaga pemerintahan.

rokok

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengatakan, Revisi Perda Kota Bogor tidak boleh menabrak aturan dan poin-poin dalam PP maupun UU yang sudah ada terlebih dahulu.

rokok

Kebijakan soal revisi Perda Kawasan Tanpa Rokok oleh Pemerintah Kota Bogor harus dikaji ulang dan dipikirkan betul. Jangan sampai, kebijakan yang dibuat menentang peraturan pemerintah, dan undang-undang yang sudah ada dan berlaku. Akan sangat tidak baik jika kebijakan tersebut disahkan dan dilaksanakan.

Merokok Dapat Membuat Pertahanan bagi Jantung, Liver, dan Ginjal

Merokok Dapat Membuat Pertahanan bagi Jantung, Liver, dan Ginjal

“Tembakau memiliki khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Tembakau disebarkan oleh para dokter ke seluruh dunia. Merokok dapat membuat pertahanan bagi jantung, liver, dan ginjal.”

tembakau

Pendapat tak umum ini disampaikan lulusan Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, Tomy Aditama seperti yang dilansir kabarbangsa.com.

Selain itu ia juga menyarankan agar tidak merokok rokok putih yang diduganya memanfaatkan tembakau sintetis. Sebab tembakau sintetis dibuat dari bahan kertas. Itulah sebabnya rokok putih berbahaya bagi kesehatan.

rokok

Dalam analisanya, ada kekuatan global di belakang para dokter yang mengatakan bahwa “merokok membunuhmu”. Kekuatan itu mencengkram visi tembakau di Asia. Dibandingkan dengan rokok, menurutnya, justru penyedap bahkan segala makanan instan dapat membahayakan bagi pertahanan tubuh.

bungkus rokok

Dalam praktiknya, ilmu kesehatan barat digunakannya untuk mendiagnosa pasien yang membutuhkan penjelasan lebih jauh tentang situasi dan kondisi tubuh berdasarkan ilmu kedokteran umum. Tetapi, dalam polarisasi menyembuhkan penyakit ia menggunakan ilmu kesehatan timur melalui cara mengurai berbagai fungsi pengobatan.

Memanfaatkan Puntung Rokok sebagai Bahan Pembuat Batu Bata Berongga

Memanfaatkan Puntung Rokok sebagai Bahan Pembuat Batu Bata Berongga

Pusat Ekologi Metropolitan Otonomi Teluk (SMBA) Filipina yang mempunyai peran untuk mengolah barang atau sampah tak berguna menjadi produk dengan nilai guna sedang melakukan kajian untuk memberi nilai manfaat pada puntung rokok.

bungkus rokok

Puntung rokok yang berbahan serat kayu yang diolah sedemikian rupa sehingga mampu menjaring asap ini akan terurai dengan sendirinya. Hanya saja dibutuhkan waktu 12 tahun agar terurai dengan sempurna.

rokok

Kajian yang dilakukan oleh Pusat Ekologi tersebut sedang menilai penggunaan puntung rokok untuk dimanfaatkan membuat batu bata atau blok berongga.

rokok dan kopi

Jika penelitian ini berhasil dan benar-benar bisa diterapkan maka konsumen rokok bisa menawarkan puntung rokok kepada Pusat Ekologi SBMA, di Gedung Regulasi Labitan St CBD, Subic Bay Freeport Zone, Kota Olongapo, Filipina.

Hal ini tentu cukup menarik bagi konsumen rokok mengingat SMBA bersedia membayar dengan harga yang lumayan untuk para konsumen yang bisa menyediakan bahan baku putung rokok.

Merokok Mampu Membantu Melancarkan Buang Air Besar

Merokok Mampu Membantu Melancarkan Buang Air Besar

Banyak perokok yang bilang bahwa selain setelah makan, waktu lain yang paling nikmat untuk merokok adalah saat buang air besar.

Menurut mereka, dengan merokok buang air besar menjadi lebih nyaman dan semakin lancar. Entah faktor apa yang melandasi hal ini, namun yang jelas, fakta bahwa rokok memang punya chemistri yang baik dengan buang air besar agaknya memang tidak bisa dibilang salah.

rokok

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The De Brief mengungkapkan bahwa ternyata, merokok mampu membantu melancarkan aktivitas buang air besar.

Hal yang mendasari hal ini adalah kandungan nikotin yang ada dalam rokok. Kandungan nikotin ternyata termasuk dalam stimulan yang bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Selain itu, nikotin juga mampu membuat pikiran dan otot menjadi lebih tenang, rileks, serta fokus.

orang merokok

Tak disangka, hal ini juga mempengaruhi otot-otot pada bagian organ pencernaan, khususnya usus, dan akhirnya membuatnya terstimulasi untuk berkontraksi dan mengeluarkan kotoran dengan lebih lancar.

rokok

Dengan menghisap rokok saat buang air besar, maka makanan bisa segera dicerna oleh usus. Tak hanya usus halus, nikotin juga mempengaruhi usus besar agar bekerja dengan lebih maksimal, khuusnya dalam hal mendorong sisa makanan menuju ke anus dan akhirnya memicu keinginan buang air besar dengan lancar tanpa perlu mengeluarkan tenaga terlalu banyak.

Nah, jadi, mulai besok, sebelum cebok saat buang air besar, bisa lho sebat dulu. Hehehe

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Perokok Sumbang Pelayanan Kesehatan bagi Daerah

Perokok Sumbang Pelayanan Kesehatan bagi Daerah

Perokok tak perlu minder karena senantiasa disudutkan di ruangan sosial, dianggap pesakitan, dan bahkan untuk menikmati rokok pun harus selalu dipersulit dengan tidak tersedianya ruang khusus merokok.

bungkus rokok

Para perokok sebenarnya memiliki peran penting bagi pembangunan, misal dari cukai hasil tembakau (CHT) dan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DB-CHT) yang didistribusikan ke daerah-daerah penghasil tembakau.

orang merokok

Lalu, untuk daerah-daerah lain. Perokok juga memberikan pendapatan dalam bentuk pajak rokok yang dipungut dari Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dengan prosentase sebesar 10% dari cukai hasil tembakau. Pajak rokok tersebut dikumpulkan oleh pemerintah pusat kemudian akan dialirkan ke daerah-daerah. Prosentasenya pembagiannya, untuk provinsi sebesar 30 persen dan 70% sisanya untuk pemerintah kabupaten dan kota.

rokok

Di masing-masing daerah penerima itu, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, diwajibkan minimal 50% dari dana pembagian pajak rokok tersebut untuk digunakan sebagai dana kesehatan. Sisanya untuk pembangunan, pendidikan, juga penegakan hukum, yang salah satu diantaranya adalah memberantas keberadaan rokok ilegal.

rokok

Walaupun menuai kontroversi karena keberadaan pajak rokok membuat perokok menanggung beban pajak ganda, tapi toh kebijakan ini tetap berlanjut dan sudah diberlakukan sejak 2014.

Besaran dana pajak rokok yang dibagikan ke daerah sebagai dana pembangunan pun terus meningkat, dari sebesar Rp244 miliar pada 2014, Rp397 miliar pada 2015, dan tahun lalu dikumpulkan dana pajak rokok sebesar Rp484 miliar.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto