KEGUYUBAN ORANG MEROKOK SAAT DI KENDURI

KEGUYUBAN ORANG MEROKOK SAAT DI KENDURI

Ini cerita biasa saja, banyak terjadi di berbagai kampung di pelosok Nusantara juga di kampung saya. Dalam pelaksaan kenduri yang dilaksanakan di langgar atau di setiap rumah, selalu tersedia rokok yang disuguhkan di dalam gelas. Tidak di dalam bungkus rokok, tetapi di sebuah wadah yang terbuka yang memungkinkan siapa saja untuk menjumputnya dan kemudian orang-orang merokok bersama.

Rokok

Rokok

Rokok itulah yang akan diisap bersama ketika kenduri belum dimulai sampai orang-orang sekampung berkumpul. Dan rokok kemudian dimatikan saat acara hajatan berlangsung, tidak ada satu pun yang merokok. Sampai kemudian makan dibagi berikut dengan minuman hangat, biasanya teh manis atau sirup.

Orang Merokok

Momen merokok bersama ini biasanya dimulai sesaat sebelum acara dimulai (sambil menunggu kehadiran tamu yang lain), dan saat acara makan bersama selesai.

Orang Merokok

Setelah makan bersama, para hadirin dipersilakan merokok. Biasanya berlangsung sampai larut malam, berbagai hal dari persoalan negara dan persoalan yang mereka hadapi akan diobrolkan bersama-sama. Membicarakan aneka isu dan persoalan sambil merokok bersama-sama kadang memang terasa sangat mengasyikkan.

Foto oleh : Eko Susanto

ORANG MEROKOK UNTUK MENGISI WAKTU SENGGANG

ORANG MEROKOK UNTUK MENGISI WAKTU SENGGANG

Ada banyak penelitian tentang merokok yang mengaitkan bahwa aktivitas ini mengurangi beban pikiran. Karena itu, seringkali orang merokok memilih waktu-waktu ketika pikiran sedang bekerja dengan keras. Tetapi terkadang dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk orang merokok, orang terkadang cenderung untuk menunda melakukan aktivitas merokok, sebabnya banyak, bisa jadi karena ada larangan merokok di tempat kerja atau memang karena sedang berada di tempat umum.

Orang Merokok
Orang Merokok
Rokok
Rokok

Jika demikian keadaannya, merokok di kala senggang bisa jadi pilihan. Misalkan dilakukan selepas jam kerja di beranda rumah sambil menikmati kopi atau teh. Lalu biarkan pikiran dibiarkan rileks dan memikirkan hal-hal yang belum sempat dipikirkan ketika sedang berada di kantor.

Orang Merokok
Orang Merokok

Demikian resep jitu untuk menemukan ide istimewa bagi orang merokok.

Foto oleh : Eko Susanto

PASHA UNGU DAN PRO KONTRA ORANG MEROKOK

PASHA UNGU DAN PRO KONTRA ORANG MEROKOK

Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said (Pasha Ungu) mendapat sorotan publik akibat terlihat tampil dengan memegang rokok dalam acara resmi di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Orang Merokok
Orang Merokok

Pasha Ungu kembali menjadi bulan-bulanan nitizen yang menghujatnya karena tampil di acara resmi dengan memegang rokok. “Merokok d acara resmi seorang pejabat masih pantas ngga d jadikan pejabat ? Aduh to bat..Klo begini tinggal nunggu kasis, tinggal pilih mo yg mna , kekerasan, korupsi, narkoba atau punya istri lgi..,” tutur akun bernama locking34. Selain itu ada akun butik_bunga_matahari menulis, “Ini apa ga bisa bergaya yg sedikit mendidik ya? Sedikiiiiit aja (kLo ga bs banyak2).”

Orang Merokok
Orang Merokok

Memang sih, apa yang diperdebatkan oleh nitizen agak tidak masuk akal. Apakah Pasha Unggu yang merokok kemudian dikaitkan dengan kekerasan, korupsi, narkoba atau punya istri lagi. Bukankah peluang melakukan itu bisa dilakukan juga oleh orang yang tidak merokok? Terlepas dari kinerja dan kapasitas Pasha sebagai wakil walikota, tapi tentu rasanya tak adil jika menilai baik buruknya pejabat melalui penggolongan ia orang merokok atau tidak.

Rokok
Rokok

Jika ditelisik lebih dalam, adakah kesalahan dari orang merokok? Walaupun orang tersebut merupakan pejabat publik? Sebab, tidak ada undang-undang yang menyatakan bahwa rokok adalah aktivitas yang ilegal. Kemudian apakah orang merokok yang kemudian menjadi pejabat publik, harus dipaksakan menanggalkan kebiasaannya tersebut?

Apakah tidak lebih baik kita melihat bagaimana seseorang pejabat publik bekerja untuk rakyatnya? Baik pejabat publik itu merokok atau tidak.