Cara Melepaskan Lintah dengan Tembakau

Cara Melepaskan Lintah dengan Tembakau

Lintah merupakan makhluk penghisap darah sama halnya seperti pacet. Dari segi penampilannya saja lintah sudah menjijikkan. Apalag melihat sumber makanannya yaitu darah maka makhluk ini mengerikan, terutama bagi perempuan. Tidak terbayangkan bila pada suatu ketika di bagian tubuh terdapat lintah, yang mula-mula kecil saja tetapi kemudian berlipat-lipat besarnya dari ukuran semula. Dan cairan di tubuh lintah bukan cairan biasa, melainkan tak lain merupakan darah kita. Seram kan?

lintah

Lintah biasanya hidup di air tawar, sawah, di rawa-rawa, juga ada yang di laut. Jadi jika Anda sedang beraktivitas di alam, maka berwaspadalah terhadap lintah. Bila tergigit oleh lintah, dan tak siap untuk membuat penanganan untuk melepaskan, maka tubuh kita sendiri bisa terluka dan pendarahan sulit dihentikan.

manfaat rokok

Tetapi tenang, ada cara penanganan sederhana untuk melepaskan lintah. Caraya dengan mencelupkan rokok yang ada di kantong Anda, atau teman Anda bila Anda kebetulan tidak merokok. Lalu, airnya tembakau diusapkan di sekitar tubuh yang kebetulan tergigit oleh lintah. Biarkanlah beberapa saat, dan Anda akan mendapati lintah akan melepaskan gigitannya.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menyalakan rokok. Lalu bagian bara apinya disulutkan pada tubuh lintah.

Foto oleh : Eko Susanto dan Tipanews (gambar lintah)

Kesaksian Dokter yang Sembuh dari Kanker Melalui Pengobatan Divine Kretek

Kesaksian Dokter yang Sembuh dari Kanker Melalui Pengobatan Divine Kretek

Kanker bisa menyerang siapa saja. Tidak peduli lelaki, perempuan, kaya, miskin, birokrat, rakyat biasa, pengusaha atau cendekiawan. Bahkan seorang dokter yang menerapkan gaya hidup sehat, tidak merokok, rajin berolahraga, dan menghindari makanan dan minuman yang tidak sehat sekali pun bisa terserang kanker.

Kejadian seperti ini dialami Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang, dr Subagjo Sp.B (K) TKV. Dokter spesialis bedah jantung, paru dan pembuluh darah divonis menderita kanker getah bening pada Juni 2016. Indikasinya, di bawah rahang terdapat benjolan sebesar telur puyuh. Karena benjolan terasa menganggu akhirnya dr Subagjo memutuskan untuk dilakukan operasi pengangkatan. Setelahnya, benjolan tersebut diteliti dan ditemukan histopatologis, suatu lymphoma malignant non hodgkin’s disease (keganasan pada kelenjar limfa). Untuk memastikan vonis penyakitnya, preparat tersebut dikirim pula ke Belanda untuk penelitian lebih lanjut. Hasilnya sama, ia menderita kanker kelenjar linfa.

Para dokter di Rumah Sakit dr. Saiful Malang segera membentuk tim dokter untuk melakukan penanganan terhadap Subagyo. Keputusan yang diambil adalah kemoterapi, karena hanya itulah yang bisa dilakukan untuk mematikan sel kanker. Kemoterapi perlu dilakukan satu paket, yang untuk Subagyo kemoterapi tahap pertama mesti dijalani enam kali berturut-turut. Bila ternyata sel kanker belum mati, maka dilakukan kemoterapi tahap kedua.

Selain mematikan sel jahat kemoterapi juga merongrong sel baik pada tubuh. Baru sekali menjalani kemoterapi Subagyo telah mengalami keadaan yang sangat menyiksa. Ia merasa kesakitan. Setiap makan dan minum, termasuk minum air putih, terasa pedih yang sangat luar biasa di bagian mulut. Badan juga makin lemah dan rambut pun rontok. Pada periode krisis tersebut, Subagyo merasa dirinya berada pada level manusia mati yang bernapas.

Syukurlah, pada periode krisis dalam hidupnya itu, ia mendapat informasi bahwa konsep baru penangangan kanker. Konsep itu ditemukan oleh Dr. Gretha Zahar, seorang ahi kimia radiasi (radikal bebas dan biradikal) dan dikembangkan bersama Prof. Sutiman Bambang Sumitro, Guru Besar di Universitas Brawijaya. Penanganan kanker yang mereka kembangkan menggunakan metode balur yang berbasis nanosains. Pembaluran yang merupakan nanotherapy itu disempurnakan dengan penggunaan asap rokok divine kretek yang merupakan genuine temuan mereka.

Rokok Kretek

Penanganan kanker dengan metode balur dan asap rokok divine kretek tentu terasa janggal bagi siapa saja yang mendengarnya. Terlebih bagi seorang dokter ahli. “Sebelum mejalani terapi itu, pada awalnya saya dilanda pemikiran, karena sebagai seorang dokter ahli bedah jantung, paru, dan pembuluh darah saya sedikit mempelajari proses atheroslerose kanker paru akibat penyepitan cokoner,” katanya, dalam Divine Kretek: Rokok Sehat.

Namun, ia kemudian memutuskan berhenti menjalani kemoterapi dan rela menjadi kelinci percobaan penanganan kanker dengan terapi balur nano menggunakan divine kretek.

Rokok Kretek

“Sejak menjalani terapi balur nano divine kretek… sampai saat ini keadaan saya sehat dan kondisi prima dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai dokter,” terang Subagyo.

Pengalaman sembuh dari kanker tersebut membuat Subagyo tergerak untuk aktif mendalami dan mengembangkan terapi balur nano divine kretek. Di tengah kesibukannya sebagai dokter dan sebagai ketua IDI malang, sekarang ia aktif bersama dr. Saraswati, istrinya, mengelola Rumah Sehat di Malang yang menjadi salah satu stasiun pengumpul data dan pelaksana riset sekaligus penerapan konsep penyebuhan berbagai penyakit generative dengan metode nano divine kretek.

Foto oleh : Eko Susanto

Manfaat Tembakau sebagai Anti Radang

Manfaat Tembakau sebagai Anti Radang

Manfaat tembakau – Temuan dari beberapa lembaga penelitian di Eropa yang berpartisipasi dalam proyek bertajuk “Pharma-Planta” yang dipimpin Profesor Mario Pezzotti dari Universitas Verona menyatakan tembakau bisa menghasilkan protein anti radang yang ampuh.

manfaat tembakau
Perkebunan Tembakau

Proyek ini membuat tembakau transgenik yang memproduksi interleukin-10 (IL-10) yang merupakan cytokine anti-radang yang ampuh. Cytokine merupakan protein yang merangsang sel-sel kekebalan tubuh agar aktif.

Kode genetik (DNA) yang mengode IL-10 ditanam dalam tembakau, lalu tembakau akan memproduksi protein tersebut. Mereka mencoba dua versi IL-10 yang berbeda. Satu dari virus, yang lainnya dari tikus. Para peneliti menemukan, tembakau dapat memproduksi dua bentuk IL-10 itu dengan tepat. Produksi cytokine yang aktif cukup tinggi, yang mungkin dapat digunakan lewat proses ekstraksi dan pemurnian.

manfaat tembakau
Manfaat Tembakau nan bermanfaat

Langkah selanjutnya, IL-10 hasil tembakau itu diberikan kepada tikus untuk meneliti seberapa efektif ia membangkitkan kekebalan tubuh. Peneliti menggunakan IL-10 hasil tembakau dalam dosis kecil dapat membantu mencegah kencing manis atau diabetes melitus tipe 1. Diabetes melitus tipe 1 atau diabetes anak-anak dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas. Sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh. Diabetes tipe ini dapat diderita anak-anak maupun orang dewasa.

Foto oleh : Eko Susanto

Manfaat Rokok bagi Negara

Manfaat Rokok bagi Negara

Manfaat Rokok – Rokok memang tak bisa dibantah sebagai salah satu komoditi yang banyak menyumbang pendapatan bagi negara. Pendapatan cukai yang disumbang oleh komoditi rokok tiap tahunnya bisa mencapai puluhan trilyun, bahkan di tahun 2015, pendapatan cukai rokok sanggup menembus angka Rp 120,6 triliun. Jumlah angka yang sangat fantastis.

manfaat rokok
Manfaat Rokok: menjadi salah satu penyumbang cukai terbesar bagi negara

Namun sayang, dengan jumlah penerimaan yang sebesar itu, Pemerintah seakan tak puas dan terus saja menggenjot penerimaan cukai rokok. Hal ini dibuktikan dengan terbitnya kebijakan peningkatan pendapatan cukai sebesar Rp 148,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Hal itu berarti terjadi lonjakan sebesar 23 persen dibanding target cukai 20015 sebesar Rp 120,6 triliun. Kenaikan tentu akan berakibat buruk bagi para pengusaha dan pekerja Industri hasil tembakau, karena beban produksi yang semakin besar, sehingga dikhawatirkan akan banyak karyawan industri hasil terbakau terkena PHK.

Pengamat Ekonomi Fuad Bawazier memberikan tanggapan atas kebijakan yang timpang ini. Ia meminta pemerintah tidak serampangan menaikkan tarif cukai di saat kondisi ekonomi tengah sulit. Ia mengaku heran atas tindakan pemerintah yang mengejar penerimaan cukai, yang selalu saja bergantung pada cukai hasil tembakau sementara sektor lain dibiarkan. “Padahal yang membuat tidak sehat bukan hanya rokok namun juga asap kendaraan di jalan,”katanya seperti dikutip CNN Indonesia (Jadi Sumber PHK, Pemerintah Diminta Tak Naikkan Cukai Rokok, 03,09,2015).

Manfaat Rokok
Penerimaan cukai rokok dalam setahun bisa mencapai lebih dari 100 triliun

Mantan Menteri Keuangan tersebut memberikan argumentasi bahwa imbas kenaikan target cukai yang eksesif akan dibarengi dengan melemahnya daya beli masyarakat. Hal ini akan dirasakan langsung oleh pabrikan rokok, tenaga kerja, serta petani tembakau dan cengkeh yang mencari nafkah dari bisnis tersebut.

“Cukai rokok satu-satunya pajak yang tercapai targetnya pada 2004 dan 2015. Sudah tinggi tapi bisa tercapai, jangan dimusuhi karena banyak juga unsur komponen di dalam negerinya. Jangan terlalu serahkah nanti malah mematikan, jangan terus dikejar-kejar nanti malah gembos,” kata Fuad.

Ia menambahkan, jika berbicara ekonomi secara obyektif maka bisa dibuktikan industri rokok paling banyak kandungan lokalnya. Seperti bahan baku, tenaga kerja, bahkan kontribusi ke penerimaan negara lebih dari 50 persen. Oleh karena itu, Fuad Bawazier meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bisa menolak kenaikan cukai rokok saat melakukan pembahasan dengan pemerintah.

Foto oleh: Eko Susanto

Sejarah Desa Lekor, Desa Penghasil Tembakau Virginia di Lombok

Sejarah Rokok | Daripada menyebut sebagai Desa Lekor, orang mengenal desa di wilayah selatan Lombok ini dengan sebutan “Desa Tertinggal. Tanah di daerah ini cenderung kering dengan kandungan tanah liat. Penghidupan masyarakat juga tak banyak pilihan. Tanah pertanian seringkali tak tergarap maksimal. Alasan itu yang membuat di daerah ini disebut Daerah Tertinggal dan daerah kantong kemiskinan.

Sabarudin, seorang penduduk Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Kabupaten Loteng, berkisah mengenai banyak orang di kampungnya yang lantas memilih untuk bekerja di daerah lain, di tambang-tambang dan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri.

Baru pada dekade pertengahan 80-an orang-orang di desa mempunyai alternatif pencahariaan yang mampu memberikan hasil lumayan untuk biaya hidup sehari-hari. Sabarudin termasuk salah seorang yang memulai budidaya perkebunan tembakau di desa itu. Ia mendapatkan cerita dari kerabatnya di luar desa yang berhasil membudidayakan tembakau jenis virginia.

Ia pun mencoba, dengan terlebh dahulu menghubungi kemitraan untuk mendapatkan informasi dan belajar proses budidaya. Dalam ujicoba yang pertama ternyata usahanya mendapatkan hasil. Dan ia mengajak orang-orang di desanya untuk melakukan hal yang sama. Kemudian pada tahap lanjut membentuk kelompok tani Beriuk Nambah yang berarti bekerja sama-sama atau gotong royong.

Sejarah Rokok
Para Petani Tembakau di Desa Lekor

 

Setelah terbukti mendapatkan hasil yang lumayan, barulah ada satu-dua penduduk desa yang memutuskan kembali dan melakukan praktik yang sama. Berkebun tembakau.

Tetapi, menjadi komunitas yang dikatakan berhasil menjalankan usaha pertanian justru membuat terjadi kesenjangan di masyarakat. Begitu usai panen, pernah rumah salah satu petani dalam Beriuk Nambah didatangi perampok untuk mendapatkan uang dari hasil panen tembakau. Untung saja, tidak terjadi bencana. Mereka justru bahu-membahu melakukan penjagaan.

Selain usaha perkebunan tetap berjalan sampai sekarang. Kelompok tani Beriuk Nambah juga membuat jejaring pengaman sosial dengan membuat peternakan sapi. Bila musim sedang tak baik, maka sapi-sapi itu yang menjadi cadangan keuangan petani.

Sumber gambar: Eko Susanto

from rokokindonesia.com http://ift.tt/1KzZdQo

Merokok dapat membuat pertahanan bagi jantung, liver, dan ginjal

manfaat rokok

“Tembakau memiliki khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Tembakau disebarkan oleh para dokter ke seluruh dunia. Merokok dapat membuat pertahanan bagi jantung, liver, dan ginjal.”

Pendapat tak umum tentang manfaat rokok ini disampaikan lulusan Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, Tomy Aditama seperti yang dilansir kabarbangsa.com

Selain itu ia juga menyarankan agar tidak merokok rokok putih yang diduganya memanfaatkan tembakau sintetis. Sebab tembakau sintetis dibuat dari bahan kertas. Itulah sebabnya rokok putih berbahaya bagi kesehatan.

Manfaat Rokok

Dalam analisanya, ada kekuatan global di belakang para dokter yang mengatakan bahwa “merokok membunuhmu”. Kekuatan itu mencengkram visi tembakau di Asia. Dibandingkan dengan rokok, menurutnya, justru penyedap bahkan segala makanan instan dapat membahayakan bagi pertahanan tubuh.

Dalam praktiknya, ilmu kesehatan barat digunakannya untuk mendiagnosa pasien yang membutuhkan penjelasan lebih jauh tentang situasi dan kondisi tubuh berdasarkan ilmu kedokteran umum. Tetapi, dalam polarisasi menyembuhkan penyakit ia menggunakan ilmu kesehatan timur melalui cara mengurai berbagai fungsi pengobatan.

Gambar Oleh : Eko Susanto