Aktivitas promosi bagi perusahaan rokok memang terbentur dengan berbagai aturan ketat yang diberlakukan oleh pemerintah. Sebagai misal, produsen rokok tidak boleh memasang iklan dalam bentuk spanduk yang memotong jalan, misal yang lain, produsen rokok semakin dibatasi untuk memasang iklan dalam bentuk billboard di tempat-tempat umum.

iklan rokok

Nah, pembatasan-pembatasan inilah yang membuat belanja iklan rokok di televisi dan media cetak dari perusahaan rokok mengalami pertumbuhan sepanjang tahun 2016 lalu. Laporan dari Nielsen Advertising Information Services menyatakan keberadaan iklan rokok menempati rangking kedua, di bawah belanja iklan pemerintah dan organisasi politik.

rokok

Total belanja yang dikeluarkan rokok kretek sebesar Rp6,3 triliun atau tumbuh 45% dari tahun sebelumnya. Untuk pengiklan terbesar ditempati rokok putih (merek Dunhill) dengan nilai belanja iklan sebesar Rp955,7 miliar.

orang merokok

rokok

Pertumbuhan tinggi tersebut, menurut Hellen Katherina, Head of Media Business Nielsen Indonesia, diakibatkan oleh berpindahnya anggaran belanja yang semula untuk iklan billboard menjadi iklan televisi.

Ilustrasi gambar: Eko Susanto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s