Tidak banyak yang tahu, merokok dapat memiliki efek yang signifikan terhadap asupan makanan. Menurut penelitian yang baru-baru ini dipresentasikan pada 2016 European Respiratory Society (ERS) International Congress di London, perokok mengonsumsi 152 kalori lebih sedikit daripada mereka yang tidak merokok.

rokok

Pengurangan asupan makanan ini terkait dengan efek dari merokok terhadap hormon ghrelin, hormon rasa lapar. Akibatnya, berhenti merokok bisa mengurangi bobot tubuh.

“Studi ini menemukan bahwa merokok memiliki efek akut pada asupan energi yang dapat dimediasi oleh perubahan dalam tingkat ghrelin,” kata ketua peneliti, Konstantina Zachari dari Universitas Harokopia di Athena, Yunani.

orang merokok

Zachari juga mengungkapkan, menghentikan kebiasaan merokok dapat menyebabkan obesitas. Karena itu, remaja, khususnya wanita mungkin akan terus merokok untuk mengontrol berat tubuhnya.

Bertambahnya berat badan usai berhenti merokok merupakan faktor yang mengurangi motivasi orang, terutama wanita untuk menghentikan kebiasaan merokok. Sebab, peningkatan asupan makanan usai berhenti merokok dapat menjadi penyebab naiknya bobot tubuh.

rokok

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh merokok dan berhenti merokok terhadap asupan makanan, perasaan, hormon subjektif yang berhubungan dengan nafsu makan. Empat belas laki-laki sehat dilibatkan dalam dua percobaan setelah tidak merokok dan makan seharian. Percobaan pertama, mereka mengisap dua batang rokok yang biasa diisap dan kedua, mereka memegang rokok tanpa menyalakannya.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s