Kretek itu Seperti Telur

Kalimat di atas disampaikan Maulida Sri Handayani bertepatan dengan Hari Anti Tembakau Sedunia. Baginya, kretek seperti telur yang menyatukan hal-hal yang sulit bersama.

“Ia menyatukan orang-orang yang saling asing di suatu persimpangan dan perhentian, seperti halnya telur menyatukan mentega dan air. Ia menyatukan manusia dengan setumpuk masalah, kesedihan dan segala keresahan hidupnya, tanpa harus menjadi gila. Mungkin menye-menye, tapi yang terdengar cengeng begini ini jadi topik utama filsafat abad ke-20.

Jadi, bolehlah kamu berbangga sedikit saat cengeng. Kembali ke telur, bukanlah ada kue yang baik-baik saja tanpa telur? Oh ya tentu. Apalagi dengan tren makanan sehat non-hewani akhir-akhir ini. Telus sebagai pengemulsi, bisa diganti dengan bahan lain. Seperti juga kretek bisa disubtitusi dengan camilan atau candu yang lain. Tapi tak ada yang bisa menggantikan nikmatnya, meski kau bisa bilang bahwa kenikmatan itu relatif.”
Sumber: Rokok Indonesia
Foto: Eko Susanto (flickr)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s