Manfaat rokok bagi Chairil Anwar

manfat rokok
manfat rokok

Dari banyak seniman yang dimiliki Indonesia, barangkali Chairil Anwar termasuk seniman genius, kontribusinya pun besar bagi dunia budaya dan sastra di Indonesia. Ia adalah pentolan dari generasi sastra, Angkatan ’45. Karya sastra angkatan ini lebih realistik dibanding karya Angkatan Pujangga baru yang romantik-idealistik.

Satu yang tak bisa dilepaskan dari Chairil adalah rokok. Jika diperhatikan, foto-foto Chairil Anwar yang bisa kita temui sekarang tak banyak pola. Matanya menatap tajam ke depan, dua alisnya menyatu, dan di bibirnya terselip sebatang rokok. Chairil Anwar, memang terkenal sebagai seorang perokok berat.

Bahkan di saat tertentu ia kehabisan rokok, ia mempunyai berbagai cara untuk mendapatkankan uang dan membeli rokok. Dari mengirim karya ke media, walaupaun seringkali karya itu adalah hasil terjemahan atau mengerjain pamannya Sutan Sjahrir, yang ketika itu menjadi Perdana Menteri Indonesia.

Dalam beberapa hal rokok membawa manfaat baginya, paling tidak menjadi teman dalam melahirkan bait-bait puisinya yang menggedor itu. Kenyataan ini membuat banyak dari kita anekdot, bagaimana jika Chairil Anwar tidak merokok, bisakah dia menjadi seorang jenius seperti kita kenal sekarang?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s