Jokowi Diminta Perhatikan Industri Rokok Kretek

Para pelaku usaha rokok kretek dan petani tembakau menyampaikan harapannya terkait Kabinet Kerja di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla. Ketua Umum Gabungan Perserikatan Rokok Indonesia (Gappri) Ismanu Sumiran meminta pemerintahan yang baru tetap memperjuangkan eksistensi produk rokok kretek. “Kami berharap pemerintahan baru memahami karakteristik kretek sebagai produk bangsa yang punya nilai budaya tinggi,” kata Ismanu di Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Ismanu pun meminta dalam menelurkan program-program, tidak ada lagi ego sektoral antara kementerian. Salah satunya yang harus dihindari adalah upaya untuk memberangus industri rakyat ini dengan alasan kebijakan kesehatan. “Sebelumnya ego program kesehatan begitu kuat. Ada kepentingan dagang dibalik itu, misalnya keinginan industri farmasi asing untuk masuk serta pemain rokok asing yang tidak ingin tersaingi dengan rokok kretek khas Indonesia,” katanya.

Ia juga meminta, Jokowi untuk tidak meratifikasi aturan internasional seperti Konvensi mengenai Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dan penerapan cukai rokok yang berlebihan. Keduanya dinilai akan memukul mundur industri kretek yang selama ini banyak memberi sumbangsih pada APBN, dan melibatkan sekitar 4,1 juta tenaga kerja.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Suryana menyampaikan, FCTC mengancam dan mengabaikan hak perekonomian petani tembakau. Salah satu ancaman pengendalian tembakau adalah larangan penggunaan bahan tambahan, termasuk penggunaan cengkeh, dan penerapan kemasan rokok polos.

Jika pengendalian tembakau diterapkan, dampaknya akan negatif bagi kondisi sosial dan ekonomi masyakarat yang sudah menanam tembakau secara turun-temurun. Pemerintah Indonesia pun diminta untuk melakukan upaya-upaya dalam melindungi sektor tembakau nasional dan memperjuangkan akses pasar produk tembakau Indonesia di pasar internasional.

Bahkan, APTI memiliki keyakinan bahwa Pemerintah Indonesia akan memenangkan kasus sengketa dagang di World Trade Organizaton (WTO), terkait kebijakan kemasan rokok polos yang diterapkan oleh Pemerintah Indonesia.

Sumber:
http://ift.tt/1GsjKBy
http://ift.tt/1Eeitw2
http://ift.tt/1DVYEYn

via rokokindonesia.com http://ift.tt/1GsjJxw

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s