Mana lebih berbahaya asap kendaraan bermotor di jalan raya dengan asap sebatang rokok yang dihembuskan dari mulut seorang perokok. Coba dilihat asap-asap kendaraan bermotor dari rata-rata angkutan kota yang cukup tua dikeluarkan oleh knalpot kendaraan tersebut.

Rasa penasaran saya timbul karena saya adalah perokok berat dan penasaran dengan tulisan di kemasan rokok tersebut.
Sehingga saya iseng-iseng untuk duduk di sebuah halte pemberhentian bus di Jatinangor, disekitar wilayah pangkalan da**i unpad Jatinangor. Saya ambil satu buah plastik kemasan gula 1 kg, saya masukkan kepulan asap kendaraan bermotor tersebut ke dalam plastik dan saya ikat, kemudian saya pulang setelah sampai di rumah saya ambil satu buah plastik lagi dan memasukkan asap rokok yang saya hisap untuk pembanding.
Dan saya biarkan kedua asap tadi yang saya kumpulkan, saya biarkan selama lebih kurang 15 menit, kemudian setelah itu saya buka kembali kedua plastik tersebut, alangkah terkejutnya saya. Kenapa ? Asap yang saya kumpulkan setelah saya keluarkan dari plastik dari asap kendaraan tersebut masih lengket di plastik dan warnanya putih kehitam-hitaman sementara asap rokok yang diplastik tadi warnanya biasa saja, menyerupai warna plastik dan bau nya juga tidak separah bau asap kendaraan yang saya kumpulkan di plastik tadi.
Ternyata Asap kendaraan lebih bahaya daripada asap rokok.. Jadi kampanye anti rokok selama ini sangat berlebihan dan bohong besar.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s